Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/ekoranid/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Penataan Pasar Rakyat Dinilai Tepat Oleh DPRD Samarinda - e-koran.id - SANTUN TERKINI
ADVERTORIAL

Penataan Pasar Rakyat Dinilai Tepat Oleh DPRD Samarinda

SAMARINDA – Pasar rakyat di Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) yang dibangun dengan bentuk lebih modern dan bersih mendapatkan apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Samarinda, Rusdi.Ia menyatakan bahwa penataan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah sesuai dengan wawasan lingkungan serta merupakan langkah yang tepat.

“Melakukan penataan pasar ini sudah tepat. Pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan juga sekarang mendapat tempat yang rapi dan teratur di pasar rakyat Beluluq Lingau,” kata Rusdi.

Penataan pasar rakyat oleh Pemkot Samarinda harus terus dilakukan. Upaya penataan pasar rakyat ini akan membuat pasar di Samarinda semakin tertata rapi. Sehingga dengan kawasan pasar rakyat yang rapi dan bersih, dapat menarik masyarakat untuk datang berbelanja.

Hal tersebut tentu memiliki dampak terhadap PAD dengan yang akan menghasilkan retribusi yang nantinya dapat ditarik pemerintah dari pedagang.

“Itu juga akan bermanfaat bagi masyarakat dan akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Samarinda, khususnya saudara kita dari Dayak,” lanjutnya.

Rusdi kemudian menggambarkan bahwa pasar rakyat Beluluq Lingau ini sangat berpotensi menjadi area wisata belanja di masa depan. Terlebih dalam pasar rakyat ini tersedia produk cinderamata khas suku Dayak.

“Di pasar rakyat ini bisa dilihat ada aksesoris dan cinderamata khas Dayak seperti kalung. Ini akan menjadi daya tarik wisatawan ketika berkunjung ke Samarinda,” pungkas Rusdi.

Diketahui bahwa pembangunan pasar rakyat yang bernama Beluluq Lingau ini mendapatkan bantuan dari APBD Kota Samarinda tahun 2022 sebesar Rp6,3 miliar. Pasar Rakyat Beluluq Lingau ini akan mendapatkan tambahan fasilitas Instalasi Pengelola Air Limbah (IPAL).

Nantinya, air limbah dari para pedagang daging, ikan, atau bekas cucian beras, tidak langsung masuk ke drainase sehingga pasar akan lebih bersih.Sementara ini, di kawasan pasar rakyat ini terdapat 100 lapak pedagang. Meski saat ini baru ditempati 71 pedagang. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *