Persoalan Antrean Tak Kunjung Rampung, DPRD Samarinda Turun Tangan
SAMARINDA – Terjadinya kemacetan panjang akibat antrian truk solar di SPBU Sungai Kunjang yang memakan separuh jalan umum mendorong Eko Elyasmoko selaku anggota DPRD Samarinda untuk turun langsung mengatur lalu lintas.
“Pertamina harus tegas dan tidak membiarkan terus menerus karena sangat membuat susah warga pengguna jalan. Banyak sekali kerugian yang dialami warga bahkan kejadian-kejadian sebelumnya sampai mencelakai warga,” ujar Eko.
Ia kemudian meminta agar Pemkot Samarinda segera mengambil sikap terhadap Pertamina.
“Contohnya kami tadi telat menghadiri undangan Musrenbang di Kecamatan Sungai Kunjang. Pas lewat, truk pengisi solar melintang semaunya di jalan sehingga menimbulkan kemacetan luar biasa. Belum lagi warga yang lain, kerugian apa lagi dialami mereka karena kemacetan ini,” lanjut Eko.
Tak hanya mengatur lalu lintas, Eko juga berupaya untuk masuk dan menemui pengelola SPBU dan pengelola mengaku tidak menempatkan petugas untuk mengatur keluar masuk kendaraan dari SPBU.
Eko juga menyatakan bahwa dirinya ikut terjun langsung mengatur lalu lintas bersama warga sekitar dan anggota Polsek Sungai Kunjang untuk menarik mundur kendaraan yang dalam antriannya hampir mengambil separuh jalan umum.
“Antrian truk solar itu memakan separuh jalan umum sehingga membuat kemacetan panjang,” pungkas Eko.
Sehingga penting bagi pihak pertamina menempatkan petugas untuk mengatur keluar masuk kendaraan dan antrian. (ADV)
