DPRD Samarinda Dorong Platform Digital untuk Pemantauan Proyek Pembangunan
SAMARINDA – Komisi III DPRD Kota Samarinda mendorong penggunaan platform digital untuk memantau pelaksanaan proyek pembangunan di Kota Tepian. Langkah ini dinilai akan memperkuat fungsi pengawasan sekaligus meningkatkan transparansi kepada masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan sistem digital bukan hanya soal angka pembangunan, tetapi menjadi instrumen akuntabilitas bagi pemerintah maupun kontraktor. “Kami tidak membutuhkan besaran angka pembangunan. Yang dibutuhkan adalah pembangunan bersih, efektif, dan menyentuh kepentingan masyarakat luas,” ujarnya, kemarin.
Deni menambahkan, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada hasil fisik semata. Aspek keadilan sosial, efisiensi anggaran, serta integritas pelaksanaan harus ikut menjadi perhatian utama. “Kalau bicara pembangunan, maka kita bicara martabat manusia. Jadi, pertumbuhan kota jangan hanya fisik saja. Jangan sampai tata kelola pembangunannya runtuh,” tegasnya.
Selain itu, aspek perlindungan tenaga kerja juga menjadi sorotan. Ia menekankan pentingnya kejelasan pembayaran upah dan jaminan asuransi ketenagakerjaan bagi pekerja. “Hal itu harus dituangkan secara jelas dalam kontrak kerja setiap proyek,” pungkasnya.
(adv/nk/DPRD Samarinda)
