FKUB Klaim Rekomendasi Sah, DPRD Samarinda Minta Klarifikasi
SAMARINDA – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pembangunan rumah ibadah di Kelurahan Sungai Keledang memunculkan perbedaan pandangan antara DPRD Kota Samarinda dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Selasa (8/7/2025).
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, mengingatkan bahwa toleransi antarumat beragama harus dimaknai lebih dari sekadar pemenuhan syarat administrasi. Ia menilai, jika masyarakat di sekitar tidak merasa nyaman, maka hal itu mencerminkan belum adanya toleransi yang sesungguhnya.
“Kalau memang rekomendasi FKUB berdasarkan kesepakatan warga, tentu tak ada penolakan hingga rapat ini terjadi,” tegasnya.
Namun, Ketua FKUB Samarinda, Muhammad Zain Na’im, menyatakan bahwa rekomendasi telah dikeluarkan melalui tahapan yang ketat, termasuk pengecekan dokumen dan verifikasi lapangan oleh tim lintas agama dan pemerintah.
“Kami sudah melakukan semua prosedur sesuai aturan. Tidak ada langkah yang dilewati,” ujarnya. (adv/ek/DPRD Kota Samarinda)
