DPRD Samarinda Ingatkan: Masalah Jukir Liar Tak Bisa Hanya Ditindak
SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menegaskan perlunya strategi pemberdayaan dalam menangani masalah juru parkir liar di berbagai titik. Anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PKS, Samri Shaputra, menyatakan bahwa penanganan tidak bisa hanya mengandalkan penindakan hukum, melainkan juga harus memperhatikan faktor sosial dan ekonomi.
“Kalau menghapuskan jukir liar memang tidak mudah. Karena ada faktor sosial dan ekonomi. DPRD mendorong agar dilakukan pembinaan dan diberi kesempatan menjadi jukir resmi,” tegas Samri, Senin (7/8/2025).
Menurutnya, DPRD Samarinda mendorong agar pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan formal bagi jukir liar. Dengan begitu, mereka bisa memperoleh penghasilan tetap, sekaligus mengurangi risiko kriminalitas akibat kesulitan ekonomi.
“Masalah perut tidak bisa dianggap remeh. Pemerintah harus jeli. Jika tidak, dikhawatirkan akan muncul masalah sosial baru, termasuk kriminalitas. Karena itu DPRD menekankan pentingnya strategi pemberdayaan dan solusi yang manusiawi,” jelasnya.
DPRD Samarinda menegaskan akan terus mengawal persoalan jukir liar agar penanganannya bisa menyentuh akar masalah, bukan sekadar penertiban sesaat.
(adv/gs/DPRD Samarinda)
