Budidaya Rumput Gajah Mini di Karang Tunggal Hasilkan Nilai Ekonomi Miliaran Rupiah
KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Karang Tunggal, Kabupaten Kutai Kartanegara, mengembangkan budidaya rumput gajah mini di pekarangan rumah warga. Program ini menjadi salah satu potensi unggulan desa, sekaligus solusi penghijauan lingkungan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Kepala Desa Karang Tunggal, Solimin, mengatakan bahwa masyarakat kini rutin membudidayakan dan memasarkan rumput gajah mini. “Budidaya rumput gajah mini telah menjadi potensi unggulan. Kini masyarakat rutin membudidayakannya dan memasarkan komoditas tersebut,” ujarnya.
Produk rumput gajah mini dari desa ini telah menembus pasar luar daerah, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). “Setahun terakhir, sudah ada puluhan ribu meter rumput gajah mini disalurkan ke IKN dengan harga Rp12 ribu per petak,” ungkap Solimin.
Menurutnya, rumput gajah mini dipilih karena perawatannya mudah dan masa panennya singkat, sekitar 2,5 bulan setelah penanaman. Selain mempercantik lingkungan, komoditas ini juga memberi penghasilan tambahan bagi warga. “Berdasarkan volume panen dan permintaan pasar, nilai ekonominya bisa mencapai miliaran rupiah per tahun,” tambahnya.
Mayoritas warga Desa Karang Tunggal memanfaatkan pekarangan rumah untuk kegiatan pertanian skala kecil seperti budidaya rumput gajah mini, sayur-sayuran, dan tanaman lainnya. “Kami berharap kegiatan ini bisa membantu meningkatkan perekonomian warga,” pungkasnya. (adv/Diskominfo Kukar)
