Anggota Dewan Sebut 2 Faktor Utama Kasus Asusila
SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sani Bin Husain mengungkapkan ada 2 faktor utama penyebab kasus asusila di Samarinda masih tinggi. Yakni, pendidikan agama masih minim dan penyalahgunaan narkoba.
Karena itu, kata dia, perlu menanamkan nilai-nilai pendidikan agama dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. “Ya, terutama di dalam keluarga, bagaimana mereka bisa menanamkan pendidikan agama dan memberikan pemahaman terhadap bahaya narkoba,” ungkap dia.
Dia sangat prihatin dengan tingginya angka kasus asusila di Samarinda. Bahkan mayoritas pelaku kejahatan asusila tersebut masih orang terdekat korban.
“Orang-orang terdekat mestinya melindungi, bukan justru menyakiti. Ini yang harus menjadi perhatian kita semua,” tandas dia.
Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Samarinda, kasus asusila di Samarinda dari Januari-Maret 2024 sudah mencapai 57 kasus. “Dari data dari dinas terkait tersebut, angka itu cukup tinggi,” kata dia. (ADV)
