Dari Loa Kulu hingga Muara Wis, Gerakan Baru Warga Kukar Kelola Sampah Berkelanjutan
KUTAI KARTANEGARA – Kini, sampah di sejumlah kecamatan di Kutai Kartanegara (Kukar) tidak lagi sekadar dibuang. Berkat langkah progresif Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, kini telah berdiri lima Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang siap mengubah cara masyarakat memandang sampah.
Kelima TPS 3R tersebut tersebar di Loa Kulu, Tenggarong, Muara Wis, Muara Muntai, dan Muara Kaman. Inisiatif ini merupakan bagian dari Gerakan Jaga Lingkungan Lestari, program unggulan yang mendukung visi besar Kukar Idaman Terbaik 2025–2030.
“Dengan TPS 3R, kami ingin masyarakat terbiasa memilah dan memanfaatkan kembali sampah. Jadi, bukan hanya dibuang, tapi bisa bernilai ekonomi,” kata Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan.
DLHK Kukar juga berencana memperluas fasilitas ini ke Sanga-Sanga, Kenohan, dan Tabang. Irawan optimistis, semakin banyak TPS 3R yang beroperasi, semakin besar dampak positif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah. “Kami butuh partisipasi masyarakat, sekolah, komunitas, hingga dunia usaha. Semua pihak harus terlibat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Irawan menambahkan, pihaknya terus mendorong pelaku usaha untuk menerapkan prinsip ramah lingkungan dalam kegiatan operasionalnya. “Kalau semua bergerak bersama, Kukar bisa menjadi kabupaten hijau yang benar-benar berkelanjutan,” tutupnya. (adv/gs/Diskominfo Kukar)
