Infrastruktur Sekolah Jadi Prioritas, DPRD Pantau Progres Pendidikan
SAMARINDA – Pada tahun anggaran 2025, progres program pendidikan, terutama infrastruktur sekolah dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) masih berjalan.
“Fokus utama pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah. Saat ini masih dalam pelaksanaan. Ini menjadi prioritas. Kami ingin memastikan sarana pendidikan di Kota Samarinda memadai,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Muhammad Novan Syahronny Pasie, kemarin.
Selain itu, dia menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda mengalami kekurangan tenaga pengajar. Penyebabnya, pembatasan rekrutmen dan guru pensiun setiap tahunnya.
“Saat ini, Disdik kekurangan SDM. Setiap tahun guru ada yang pensiun dan rekrutmen tenaga pengajar juga dibatasi. Ini menjadi tantangan kita bersama,” kata dia.
Menurut dia, peningkatan kualitas tenaga pengajar bukan sepenuhnya wewenang Disdik. Tetapi pelaksanaannya dibawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). “Pelatihan dan diklat untuk meningkatkan kualitas pengajar berada dibawah BPSDM. Jadi tidak sepenuhnya wewenang Disdik,” ucapnya. (adv/gs/DPRD Kota Samarinda)
