Perikanan Sebulu Terkendala Akses Pasar, Pemkab Diminta Turun Tangan
KUTAI KARTANEGARA – Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin mengungkapkan bahwa pelaku usaha perikanan di wilayahnya masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan modal dan akses pasar.
“Sebagian besar pelaku usaha perikanan masih mengandalkan pembiayaan mandiri. Hanya sebagian kecil yang bisa mengakses Kredit Kukar Idaman,” jelas Nurul, Minggu (1/6/2025).
Selain persoalan permodalan, Nurul menyoroti kendala dalam distribusi dan pemasaran. Selama ini, nelayan hanya mengandalkan pasar lokal, sehingga harga jual ikan cenderung fluktuatif dan merosot saat hasil tangkapan melimpah.
“Minimnya akses distribusi membuat produk perikanan Sebulu kalah saing. Kami sedang jajaki kerja sama dengan dinas teknis agar bisa memperluas pemasaran, termasuk bantuan kemasan dan promosi produk lokal,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa sektor perikanan Sebulu menyimpan potensi besar. Namun, perlu dukungan komprehensif berupa pelatihan, permodalan, dan infrastruktur untuk mengembangkan usaha perikanan agar lebih kompetitif dan berkelanjutan.
“Nelayan kita punya semangat. Tinggal bagaimana dukungan itu bisa tepat sasaran agar mereka bisa naik kelas,” tegas Nurul. (adv/ek/Diskominfo Kukar)
