Pendistribusian Logistik PSU Pilkada Diupayakan Tiba Di TPS H-1
KUTAI KARTANEGARA – Kepala Kesbangpol Kukar Rinda Destianti menyampaikan bahwa proses pendistribusian logistik Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Kepala Daerah (PSU Pilkada) sangat penting, agar bisa berjalan aman, lancar dan tepat waktu sesuai jadwal yang direncanakan.
“Potensi tingginya curah hujan, harus bisa kita antisipasi. Karena dapat berpotensi menghambat proses pengiriman logistik ke wilayah tertentu. Kita ingin pastikan distribusi logistik berjalan lancar dan aman,” ungkap dia saat Rapat koordinasi (Rakor) secara virtual di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Selasa (15/4/2025).
Diketahui, Rakor tersebut membahas persiapan pendistribusian logistik PSU Pilkada. Dan dihadiri sejumlah pihak terkait. Seperti Kesbangpol Kukar, Bawaslu Kukar dan KPU Kukar.
Dia menyampaikan bahwa partisipasi pemilih di PSU Pilkada mesti dijaga. Dan, diharapkan angka partisipasi pemilih sama dengan Pilkada sebelumnya, yakni mencapai sekitar 70 persen.
“Kami sedang mempersiapkan Surat Edaran (SE) ke perusahaan-perusahaan. Agar, mereka meliburkan karyawannya pada hari pelaksanaan pencoblosan PSU Pilkada,” kata dia.
Rinda Destianti menyampaikan potensi banjir di sejumlah wilayah bisa mengakibatkan adanya pergeseran Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena itu, pendistribusian logistik ke daerah hulu diusulkan menggunakan jalur air. Ini alternatif lebih aman, dibanding jalur darat, karena rawan apabila terjadi banjir.
“Saya usulkan sejumlah daerah seperti Muara Muntai, Kenohan, Muara Wis dan Muara Kaman, dapat menggunakan jalur air. Kalau jalan darat, rawan tergenang air. Dan bisa menghambat proses pengiriman logistik PSU Pilkada,” ungkap dia.
Pendistribusian logistik PSU Pilkada akan dimulai, Rabu (16/4/2025) ke tingkat Kecamatan. Dilanjutkan ke Kelurahan dan Desa, pada Jumat (18/4/2025). Diupayakan logistik sudah tiba di TPS pada H-1 pelaksanaan PSU Pilkada.
“Demi kelancaran dan menyukseskan pelaksanaan PSU Pilkada Kukar, kita harapkan seluruh pihak bisa bekerjasama dan sikap menghadapi tantangan dalam proses pendistribusian logistik,” kata dia. (adv/nk/Diskominfo Kukar)
