Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/ekoranid/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Waket Komisi IV Soroti Daya Tampung Rumah Sakit Yang Terbatas - e-koran.id - SANTUN TERKINI
ADVERTORIAL

Waket Komisi IV Soroti Daya Tampung Rumah Sakit Yang Terbatas

SAMARINDA – Wakil Ketua (Waket) Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Sri Puji Astuti mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda melakukan pengawasan terhadai perizinan operasional Rumah Sakit (RS) di Samarinda. Termasuk kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dokter spesialis dan alat kesehatan.

Hal tersebut merespon keluhan masyarakat terhadap dugaan malapraktik di salah satu rumah sakit swasta di Samarinda. “Kualitas pelayanan medis harus terus diperbaiki. Dan, keluhan masyarakat terhadap dugaan kasus itu juga menjadi pelajaran penting. Kami ingin pastikan pelayanan rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Kota Samarinda sudah sesuai yang kita harapkan bersama,” tandas dia, kemarin.

Selain itu, keterbatasan daya tampung rumah sakit di Samarinda menjadi perhatian Sri Puji Astuti. Padahal kalau dilihat dari jumlah daya tampung sudah cukup memadai. Tetapi, ternyata fasilitas kesehatan di Samarinda kesulitan menampung pasien.

“Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Samarinda, ternyata banyak pasien dari luar Kota Samarinda, seperti Kukar dan Bontang. Ini menjadi salah satu penyebab rumah sakit di Samarinda selalu penuh,” ungkap dia.

Menurut dia, permasalahan ini akan menjadi tantangan tersendiri jelang penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Sistem tersebut rencana akan mulai berlaku Juni.

“Kalau hanya 60 persen rumah sakit yang mampu menerapkan sistem itu, maka 40 persen rumah sakit tidak bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS. Ini akan menjadi tantangan tersendiri, bagaimana memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. Maka perlu ada pengawasan dan evaluasi manajemen rumah sakit,” jelas dia. (adv/gs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *