Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/ekoranid/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
PKL Ditertibkan, DPRD Samarinda Nyatakan Hal Tersebut Jangan Hanya Untuk Keindahan Kota - e-koran.id - SANTUN TERKINI
ADVERTORIAL

PKL Ditertibkan, DPRD Samarinda Nyatakan Hal Tersebut Jangan Hanya Untuk Keindahan Kota

SAMARINDA – Maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sembarang tempat di Kota Samarinda kemudian mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda lakukan penertiban di sejumlah titik. Tujuan ditertibkannya PKL ialah persoalan sampah dan kelancaran lalu lintas bisa teratasi dengan maksimal.

Meskipun demikian, anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar menyatakan bahwa PKL sebenarnya hanya memerlukan perhatian khusus dan ruang untuk berjualan.

“Memberikan ruang PKL dengan metode yang baik dengan manajemen penataan PKL yang bagus. Tanpa harus memindahkan dan tanpa harus mengejar-ngejar mereka,” katanya.

Ia kemudian menegaskan bahwa keberadaan PKL memiliki banyak potensi dalam pengembangan kota. Diantaranya ialah dapat membuka lapangan pekerjaan hingga kesempatan agar kuliner khas Kota Samarinda dapat dipasarkan sambil. Selain itu, PKL juga berkontribusi dalam peningkatan ekonomi kerakyatan.

“Jika ditata dan dikelola dengan baik, seperti di kota lain itu, PKL-nya malah menjadi wisata kuliner dengan menampilkan makanan khas mereka,” lanjut Anhar.

Anhar juga menjelaskan agar kedepannya para pelaku usaha jalanan ini dapat menerima pembinaan dengan baik dari Pemkot Samarinda. Pembinaan tersebut kemudian diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk demi mendukung dan berkontribusi besar bagi ekonomi Kota Samarinda.

Sehingga, diharapkan perencanaan dan pembangunan Kota Samarinda, jangan hanya mengejar keindahan semata tanpa mempedulikan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

“Jangan sampai terlihat indah tapi rakyat secara ekonomi sengsara. Sebenarnya juga PKL bisa memberikan nilai tambah APBD kita lewat PAD yang perlu Pemkot Samarinda pikirkan lebih baik,” pungkas Anhar. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *